Home > Artikel > Bila Anak Cedera Otak

Bila Anak Cedera Otak


Anak-anak yang mengalami kerusakan otak, keterbelakangan mental, ketidaksempurnaan mental, kelumpuhan otak, down syndrome, tegang (spastic), gangguan emosi, epilepsi, kelumpuhan keempat anggota badan, autisme, kelumpuhan satu sisi tubuh, hampir semua didiagnosa karena cedera otak. Bukan akibat lengan dan tungkai yang lemah, jaringan otot yang lemah, kelainan bentuk organ wicara, atau mata yang cacat. Dan sejak awal terdapat kepercayaan bahwa anak yang mengalami cedera otak tidak dapat disembuhkan. Akibatnya, anak-anak yang mengalami cedera otak selalu diasingkan dari masyarakat.

Nah, kalau begitu, apakah cedera otak itu? Cedera otak terjadi ketika sel otak mati. Cedera otak terjadi manakala sel otak mati. Dan itu dapat terjadi dengan berbagai cara. Cedera otak dapat terjadi in utero: misalnya ketika seorang ibu yang hamil terkena penyakit menular seperti campak dan penyakit itu dapat mencederai janinnya. Cedera otak dapat terjadi pada saat persalinan, ketika bayi tidak mendapat cukup oksigen dan itu dapat mencederai otak yang sehat. Cedera otak dapat terjadi langsung setelah persalinan, misalnya jika bayi menderita penyakit akut seperti meningitis (radang selaput otak). Cedera otak dapat terjadi akibat suatu trauma pada kepala, ketika seorang anak yang sehat mengalami kecelakaan.

Entah bagaimana awalnya kejadian yang mengakibatkan cedera otak, biasanya terjadi pada kebanyakan kasus bahwa otak anak tidak memperoleh oksigen, sel-sel otak mati. Ketika cukup banyak sel otak mati, anak menjadi terhalang untuk melakukan apa yang ia inginkan dalam hidupnya.

Seperti apakah rupanya seorang yang cedera otak ? orang yang Cedera otak rupanya seperti saya dan Anda. Seperti itulah rupanya. Pertanyaanya : apakah Cedera otak itu tampak ke luar? Apakah itu menghalangi kita untuk melakukan apa yang kita inginkan dalam hidup kita? Dengan menyesal harus saya (Glenn Domain) katakan kepada anda bahwa setelah usia tiga puluh lima tahun kita mulai kehilangan seratus ribu sel setiap hari.

Cedera otak biasanya dilatih menggunakan metode-metode konvensional,yaitu terapi fisik. Namun itu tidak mengobati otak, melainkan simtom-sintom dari cedera otak. Otak adalah segalanya, sehingga jika otak cedera akan timbul simtom-simtom diseluruh tubuh. Otak terpilah menjadi dua belah ditengah-tengahnya dari atas ke bawah, seluruh belahan belakang otak dikhususkan untuk informasi sensori yang masuk ke otak dan seluruh belahan depan otak dikhususkan untuk perintah motorik ke luar. Tentu saja kita memiliki pancaindera: penglihatan, pendengaran, perabaan, pencecap dan penghidu. Inilah kelima jalur sensori yang masuk ke otak. Dan yang keluar, adalah informasi dari belahan depan otak, dan dibelahan ini kita memiliki ketiga fungsi motorik utama : kompetensi mobilitas, bahasa dan manual.

Bagaimana fungsi otak pada anak cedera otak, ditingkat korteks awal dicantumkan anak rata-rata usia dua belas bulan memiliki konvergensi penglihatan yang membuahkan persepsi kedalaman sederhana. Pada anak usia dua belas bulan mulai berjalan dengan melakukan beberapa langkah, memiliki dua kata sebagai bagian dari bahasa, dan dalam kompetensi manual ia memiliki oposisi korteks. Oposisi Korteks adalah kemampuan untuk merapatkan ibu jari dengan jari telunjuk, hanya manusia saja yang memiliki kemampuan ini. Jadi, jika usia seorang anak cedera otak adalah delapan tahun (usia kronologis) sedangkan fungsinya adalah fungsi seorang anak berusia dua belas bulan (usia neurologis).

Bagaimana menyembuhkan anak yang mengalami cedera otak, ada tiga cara untuk merawat otak dengan berhasil, yaitu :

  1. Jalan pembedahan, tapi kami tidak ingin memberikan kesan kepada Anda bahwa itu adalah cara yang biasa dilakukan, sebenarnya cara itu sangat jarang dilakukan.
  2. Metode nir-bedah, artinya dengan menggunakan program-program yaitu merawat otak tanpa pembedahan.
  3. Metode kimia, artinya dengan pemberian obat-obatan antikonvulsan, namun beberapa dari obat-obatan itu menyebabkan adiksi, juga dapat menurunkan IQ anak. Maka kami telah menciptakan program detoksifikasi selalu dengan pengawasan medis seratus persen. Program ini juga dilakukan dengan sangat hati-hati, selalu disertai dengan program neurologis dan dibarengi dengan program pengayaan oksigen. Seperti halnya terhentinya suplai oksigen keotak membunuh sel-sel otak, sebagian dari perawatan cedera otak adalah dengan menyediakan lebih banyak oksigen ke otak. Oksigen adalah makanan pokok otak.

Pertumbuhan dan perkembangan otak adalah sebuah proses yang dinamis dan

terus berubah. Kepada anak yang cedera otak kami memberikan rangsangan visual, pendengaran dan perabaan dengan frekuensi, intensitas dan durasi yang ditingkatkan dengan memperhatikan pola yang teratur yang ditempuh otak untuk tumbuh dan berkembang.

Kami juga mempunyai program inteligensi, ini adalah program untuk

Mengajar anak cedara otak membaca, matematika, ilmu pengetahuan, dan bahasa asing. Kami punya program mobilitas untuk mengajar anak cedera otak merayap, merangkak, berjalan, berlari, dan melompat. Ada program fisiologis, yaitu pernapasan, untuk menyediakan oksigen bagi otak. Ada juga program peningkatan gizi, program sosial untuk mengajarkan anak cedera otak tanggungjawab serta perilaku yang santun.

Semoga ada harapan baru untuk anak cedera otak melalui program Glenn Doman ini. Namun tentunya keberhasilan program terapi tergantung pada frekuensi, intensitas, dan durasinya. Dan perlu diingat adalah setiap anak perlu diberikan program individual sesuai dengan fungsi otaknya yang terganggu.

“Apa Yang Dapat Anda Lakukan Pada Anak Cedera Otak” by Glenn Doman.

Fitri-13 Juni ‘09

Categories: Artikel Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: