Home > 3. Profile Sumber Daya > Profil Sumber Daya Manusia

Profil Sumber Daya Manusia

25/06/2008

Secara umum semua sumber daya manusia di Yayasan Aurica telah memperoleh pendidikan dan training yang berkualitas yang mengacu pada pendekatan Auditory Verbal internasional. Koordinator habilitasi Cochlear Implant International yang berkantor di Sydney, datang secara berkala ke yayasan untuk meng-up date ketrampilan para personel kami. Support ini diberikan mengingat cukup banyaknya anak yang ditangani di Yayasan Aurica dengan tingkat keberhasilan yang cukup baik.

Ketua Yayasan Aurica

Sri Gutomo adalah orang tua dari anak tuna rungu. Bermula dari belajar secara otodidak mengenai management anak tuna rungu, Sri Gutomo memperdalam pengetahuannya mengenai audiologis dan managemen anak dengan gangguan pendengaran melalui berbagai workshop dan Seminar. Keaktifannya memajukan kualitas hidup anak tuna rungu mendorong beberapa institusi international menawarkan program workshop dan course kepadanya. Beberapa workshop dan course yang diikuti antara lain Auditory verbal Therapy Workshop di Hongkong, Audiological Technician workshop di Jakarta, Cochlear Implant Basic Workshop dari Cochlear Ltd. dan Advance Auditory Verbal Workshop di Kuala Lumpur, Malaysia.

Di tengah-tengah kesibukannya, Sri Gutomo menjadi ketua Yayasan Aurica, aktif menjadi volunter di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya sebagai konselor dan aktif menjadi pembicara di berbagai Seminar.

Koordinator Habilitasi.

Sinta Nursimah adalah orang tua dari anak tuna rungu. Pengetahuan auditory verbal pertama kali diperoleh di Perth, Australia saat mengantar anaknya untuk memperoleh program habilitasi di sana. Kesuksesannya mengantar sang anak lancar berkomunikasi secara verbal dan berprestasi di sekolah umum, mendorong dia untuk membantu anak-anak tuna rungu lainnya mengoptimalkan potensi diri mereka. Menyadari bahwa bekal pengalaman tidak cukup, maka ia mengikuti short course di Singapore General Hospital, Singapore. Berbekal pengetahuan dasar, Sinta mulai memberikan terapi habilitasi, dan atas support dari Cochlear Ltd. di Sydney ia berkesempatan mengikuti Intermediate Auditory Verbal Workshop di Sheperd Centre, Sydney dan Advance Auditory Verbal Workshop di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat ini ia dibantu oleh team habilitasi yang terdiri dari Nuril, Dian dan Novi dalam menyelengarakan program habilitasi di Yayasan Aurica. Di mana mereka telah mendapatkan pelatihan yang intesif sebelum bergabung di dalam team habilitasi di Yayasan Aurica.

Bendahara dan Sekretaris Yayasan Aurica.

Bendahara, Cecilia, dan sekretaris yayasan, Silvia Dewi , juga berasal dari orang tua anak dengan gangguan pendengarn. Komitmen dan kepeduliannya terhadap anak dengan gangguan pendengaran membuat mereka bersedia meluangkan waktu dan tenaga di tengah aktivitas rutin mereka untuk memajukan Yayasan Aurica demi peningkatan kualitas hidup anak dengan gangguan pendengaran.

Koordinator Parents Support Group dan koordinator Kids Club.

Para orang tua yang telah sukses menghantarkan anak mereka berkomunikasi dan berbahasa secara verbal, dan yang telah memiliki ketrampilan auditory verbal ditunjuk sebagai koordinator parents dan koordinator Kids Club untuk menjadi motivator bagi orang tua yang lain. Mereka bertugas untuk memotivasi dan memberi dukungan pengetahuan, ketrampilan dan dukungan psikologis kepada orang tua lain, dan untuk menyelenggarakan parents meeting sebagai wadah diskusi antar orang tua.

Categories: 3. Profile Sumber Daya Tags:
%d bloggers like this: